Menlu RI dan Singapura Bertemu Bahas Situasi Myanmar, Desak Semua Pihak Dialog

Djairan
Menlu Ri Retno Marsudi bertemu dengan Vivian Balakrishnan di Singapura (Foto: Kemlu Singapura)

“Tidak boleh ada kekerasan terhadap warga sipil tak bersenjata. Secara khusus, peluru tajam tidak boleh digunakan dalam kondisi apa pun,” kata dia.

Kedua menteri juga membahas kemungkinan langkah selanjutnya yang bisa dimainkan ASEAN dalam menangani situasi di Myanmar, termasuk mendorong dialog inklusif secepat mungkin dengan semua pemangku kepentingan bahkan mitra eksternal.

Seperti diketahui, militer Myanmar menggulingkan kekuasaan Aung San Suu Kyi dalam kudeta pada 1 Februari serta menahan tokoh lain dari partai yang berkuasa, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Unjuk rasa meluas di beberapa kota besar Myanmar. Para aktivis, mahasiswa, guru, dosen bahkan dokter turun ke jalan menentang kudeta militer. 

Namun, Balakrishnan menegaskan dia tidak mendukung sanksi terhadap Myanmar sebagai tanggapan atas kudeta karena dapat merugikan warga sipil. Dia berharap para tahanan, termasuk Suu Kyi dan Presiden Win Myint, dibebaskan segera sehingga dapat bernegosiasi dengan junta militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Jakarta Jadi Kota Teraman Nomor 2 se-ASEAN, Ungguli Bangkok dan Manila

Internasional
8 hari lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Internasional
18 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Nasional
23 hari lalu

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia di Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal