Menlu Turki Sebut Pernyataan Jaksa Saudi soal Khashoggi Belum Cukup

Anton Suhartono
Mevlut Cavusoglu (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Pemerintah Turki mengomentari pernyataan jaksa penuntut Arab Saudi soal pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di kantor konsulat di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Jaksa menyebut ada lima pejabat yang menghadapi hukuman mati. Selain itu, dalam keterangan terpisah, disebutkan pula bagaimana Khashoggi dibunuh, yakni dibius lalu jasadnya dimutilasi. Ini merupakan pernyataan resmi pertama dari pihak Saudi mengenai bagaimana pria 59 tahun itu dihabisi.

Namun hasil pengungkapan sementara yang disampaikan jaksa Saudi dinilai belum cukup oleh Turki. Seperti diketahui, Turki memegang kendali atas penyelidikan kasus pembunuhan yang menghebohkan dunia ini.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu menilai hasil penyelidikan yang dilakukan Turki mengungkap pembunuhan Khashoggi sudah direncanakan dan melibatkan pejabat tinggi Saudi.

"Kami menganggap langkah ini positif, tapi belum cukup," kata Cavusoglu, dalam wawancara televisi, seperti dilaporkan kembali AFP, Kamis (15/11/2018).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
3 hari lalu

Kisah Kang Surdi, Montir Banten yang Kini Jadi Sopir Bus Selawat 24 Jam di Makkah

Buletin
5 hari lalu

Hati-Hati Penipuan Umrah! Belasan Jemaah Gagal Berangkat, Pemilik Travel Ditahan

Haji dan Umrah
5 hari lalu

7 WNI Ditangkap di Makkah terkait Haji Ilegal, KJRI Jeddah Kawal Proses Hukum

Haji dan Umrah
5 hari lalu

Aksi Sigap Petugas Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia dari Serangan Jantung di Masjid Nabawi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal