Menteri Lebanon Singgung Perang Yaman, Arab Saudi Meradang dan Panggil Dubes

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Informasi Lebanon, George Kordahi. (Foto: Reuters)

RIYADH, iNews.id – Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Rabu (27/10/2021) memanggil Duta Besar Lebanon di Riyadh, Fawzi Kabbara. Pemanggilan sang diplomat sebagai buntut atas pernyataan kontroversial yang dibuat oleh Menteri Informasi Lebanon, George Kordahi.

Dalam sebuah wawancara daring dengan media yang berafiliasi dengan Aljazirah pada 5 Agustus lalu, Kordahi menyebut perang di Yaman sebagai perkara sia-sia. Dia juga mengatakan, Yaman menjadi sasaran agresi militer dari Koalisi Arab yang dipimpin Saudi, sedangkan kelompok Houthi—yang bersekutu dengan Iran—hanya membela diri.

Kemlu Arab Saudi menyatakan, mereka telah menyerahkan kepada Kabbara sebuah nota protes resmi terhadap pernyataan Kordahi tersebut. Menurut Riyadh, pernyataan Kordahi itu adalah serangan terhadap upaya Koalisi Arab yang dipimpin Saudi dalam mendukung pemerintah yang diakui secara internasional di Yaman.

“Pemanggilan duta besar dilakukan mengingat dampak pernyataan ofensif ini terhadap hubungan antara kedua negara,” ungkap Kemlu Arab Saudi dalam pernyataan resminya, dikutip dari Saudi Gazette, Kamis (28/10/2021).

“Pernyataan-pernyataan ini membuat Kordahi bertanggung jawab atas bias yang jelas terhadap kelompok Ansar Allah (Houthi) Yaman, yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” kata kementerian itu lagi.

Kemlu Arab Saudi menekankan, pernyataan Kordahi bertentangan dengan norma-norma politik. Pernyataan menteri Lebanon itu juga dinilai tidak konsisten dengan hubungan historis antara dua bangsa yang bersaudara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

Houthi Klaim Serang Jalur Minyak Arab Saudi, Blokade Laut Kembali Diberlakukan

18 jam lalu

AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi

4 hari lalu

Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah

5 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal