Menteri Pertahanan Taliban Murka dan Tegur Keras Para Komandan, Ini Sebabnya

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Taliban berjaga sehari setelah penarikan pasukan AS dari Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, akhir Agustus lalu. (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id – Menteri Pertahanan Taliban, Mullah Mohammad Yaqoob, murka. Dia mengeluarkan teguran keras atas kesalahan sejumlah komandan dan gerilyawan di kelompok itu. Apa pasal?

Dalam sebuah pesan audio, Yaqoob mengatakan, ada beberapa “penjahat” dan “mantan tentara terkenal” yang telah bergabung dengan unit Taliban. Orang-orang itu, menurut dia, telah melakukan berbagai pelanggaran yang terkadang disertai kekerasan.

Dia pun mengingatkan para komandan Taliban bahwa pelanggaran semacam itu tidak akan ditoleransi.

“Kami mengarahkan kalian untuk menjauhkan mereka dari barisan kalian. Jika tidak, tindakan tegas akan kami ambil terhadap kalian. Kami tidak ingin orang-orang seperti itu ada di barisan kita,” kata Yaqoob dalam pesan tersebut, dikutip Reuters, Jumat (24/9/2021). 

Pesan itu juga menggarisbawahi masalah yang kadang dihadapi Taliban selaku penguasa baru Afghanistan dalam mengendalikan pasukan tempur, saat mereka beralih posisi dari pemberontak ke pemerintahan masa damai.

Beberapa warga Kabul mengeluhkan perlakuan kasar para milisi Taliban yang muncul di jalan-jalan ibu kota Afghanistan itu. Kebanyakan dari para gerilyawan itu berasal dari daerah lain di luar Kabul, sehingga belum terbiasa dengan kota-kota besar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas

Internasional
1 bulan lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Internasional
1 bulan lalu

Imigran Afghan Pelaku Penembakan Tentara Garda Nasional AS Mantan Pekerja CIA, Apa Motifnya? 

Internasional
1 bulan lalu

1 Tentara Garda Nasional AS yang Ditembak Imigran Afghanistan Dekat Gedung Putih Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal