Menteri Radikal Israel Ben Gvir Geruduk Masjid Al Aqsa Lagi, Hamas Serukan Dunia Islam Bertindak

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir (2 dari kiri) membuat ulah dengan memaksa masuk kompleks Masjid Al Aqsa, Rabu (2/4) (Foto: Anadolu)

Warga Palestina menganggap pembatasan tersebut sebagai upaya Israel untuk meyahudisasi Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, serta menghapus identitas Arab dan Islam.

Sejak 2003, Israel mengizinkan pemukim Yahudi ilegal memasuki kompleks Al Aqsa hampir setiap hari, kecuali pada Jumat dan Sabtu.

Israel menduduki Yerusalem Timur pada Perang Arab-Israel 1967. Kemudian pada 1980, Israel mencaplok seluruh bagian kota tersebut, tindakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. 

Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 2017, langkah yang juga tak diakui dunia internasional. Beberapa bulan setelahnya, AS memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
11 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Buletin
20 jam lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Nasional
24 jam lalu

Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace jika Palestina Tak Diuntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal