Merkel: Tuntutan Iran agar AS Cabut Semua Sanksi Sebelum Berunding Tak Realistis

Nathania Riris Michico
Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan tuntutan Iran atas bantuan sanksi AS tidak realistis. (Foto: EPA)

BERLIN, iNews.id - Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan tuntutan Iran untuk bantuan atas sanksi Amerika Serikat (AS) adalah hal yang tidak realistis. Hal itu dia sampaikan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (24/9/2019).

"Saya tentu akan bahagia jika ada pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran," katanya, seperti dilaporkan AFP, Rabu (25/9/2019).

Namun, dia menolak tuntutan Iran agar AS mencabut semua sanksi sebelum perundingan tingkat tinggi antara kedua negara dilakukan.

"Saya pikir itu tidak realistis," katanya, setelah pembicaraan terpisah dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Trump, yang berpidato di depan Majelis Umum PBB, mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih besar kepada Iran setelah Republik Islam itu dituduh melakukan serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga bertemu dengan kedua pemimpin sebagai bagian dari upaya internasional untuk meredakan ketegangan.

Trump tahun lalu menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015 dan memicu kemarahan Iran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 hari lalu

Jerman Rusuh! Demo Gen Z Diwarnai Penjarahan Toko Parfum hingga Senjata

6 hari lalu

Prancis Rusuh Lagi! Ratusan Ribu Demonstran Bentrok dengan Polisi di Unjuk Rasa Pekan Ke-3

6 hari lalu

KBRI Berlin Imbau WNI Waspada Demo di Jerman, Hindari Kerumunan Massa

13 hari lalu

Bangunan Bekas Markas Adolf Hitler Terbakar, Polisi Jerman Tangkap 1 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal