Meski Ditentang AS, Erdogan Akan Tetap Beli Rudal S-400 Rusia

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (FOTO: AFP)

ISTANBUL, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan tetap memegang kesepakatan dengan membeli sistem anti-rudal milik Rusia. Dia menegaskan hal tersebut meki ditentang Amerika Serikat (AS).

AS, sekutu NATO yang sejak lama berdiri dan memasok peralatan militer, menekan Turki untuk membatalkan kesepakatan pembelian S-400 Rusia. AS menyebut hal itu tidak sesuai dengan sistem senjata yang sudah ada dan merupakan bagian dari upaya Rusia untuk 'mengeruhkan' suasana di wilayah bergejolak.

"Sedangkan untuk S-400, kesepakatan sudah dilakukan dan tidak mungkin untuk mundur dan mungkin setelah S-400, kami akan pindah ke S-500," kata Erdogan, kepada televisi Kanal24, seperti dikutip AFP, Kamis (7/3/2019).

S-400 merupakan sistem senjata anti-rudal dan anti-pesawat canggih, mirip dengan US Patriot.

Erdogan juga memperingatkan keputusan AS untuk menarik hak-hak dagang Turki.

"Tidak ada yang harus mencoba membuat kita sejalan dengan langkah-langkah semacam itu."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
10 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
10 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Internasional
22 jam lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal