Portal berita Axios sebelumnya melaporkan, serangan udara AS menghancurkan fasilitas peluncuran drone Iran serta empat drone kamikaze yang menargetkan kapal perang AS dan kapal tanker.
Sementara itu IRGC melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah. Stasiun televisi Press TV melaporkan, serangan dilakukan sekitar pukul 05.00 waktu setempat sebagai respons atas gempuran udara AS terhadap fasilitas militer di Bandar Abbas.
Militer Iran menghujani pangkalan militer AS di Kuwait menggunakan rudal dan drone. Serangan tersebut memicu suara ledakan di Kuwait City.
Militer Kuwait menyatakan, sistem pertahanan udara berhasil mencegat rudal dan drone yang masuk. Namun otoritas setempat tidak menyebutkan secara langsung asal serangan tersebut.
Kuwait diketahui menjadi lokasi pangkalan udara AS yang sebelumnya juga pernah menjadi target serangan selama perang yang berlangsung pada 28 Februari hingga 8 April lalu.