Pemerintah Trump menggambarkan serangan tersebut sebagai upaya untuk membendung perdagangan narkoba dari Venezuela.
Pemerintah belum memberikan bukti mengenai identitas orang-orang yang tewas, namun Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan beberapa warganya kemungkinan termasuk di antara korban tewas.
Sebuah keluarga di Trinidad dan Tobago, negara berjarak 11 km dari pantai Venezuela, juga mengatakan yakin seorang kerabat mereka tewas dalam serangkaian serangan baru-baru ini.
Venezuela mengajukan banding ke Dewan Keamanan PBB agar serangan AS tersebut dinyatakan ilegal.
Para pakar hukum mengatakan, serangan tersebut hampir pasti merupakan pelanggaran hukum di AS dan internasional. Pasalnya pengedar narkoba tidak dianggap sebagai kombatan dalam konflik militer.