Militer AS Tinjau Ulang Strategi Menghadapi China, Bentuk Tim Khusus

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan meninjau ulang strategi terhadap China, termasuk di bidang intelijen, teknologi, serta jejak militer AS.

Di masa pemerintahan Donald Trump, Pentagon memasukkan China sebagai prioritas utama yang harus diwaspadai. Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengisyaratkan akan terus melanjutkan pendekatan itu, namun melalui pengkajian lebih dalam.

Presiden Joe Biden saat berkunjung ke Pentagon pada Rabu (10/2/2021) mengatakan, Austin memberinya pengarahan mengenai tim satuan tugas baru yang akan meninjau strategi militer terhadap China.

Biden mengatakan, isu China serta masalah terkait lainnya membutuhkan kerja sama badan-badan pemerintah, termasuk dukungan dari Partai Demokrat dan Republik di Kongres.

"Begitulah cara kita menghadapi tantangan China," kata Biden, yang turut didampingi Wakil Presiden Kamala Harris, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/2/2021).

Sementara itu seorang pejabat AS mengatakan, satuan tugas Pentagon yang meninjau strategi terhadap China beranggotakan 15 orang. Mereka akan memberikan rekomendasi dalam 6 bulan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 menit lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
1 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
5 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
6 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal