Militer Niger Tangkapi Menteri dan Politikus, Bersih-Bersih Rezim Presiden Bazoum

Muhammad Fida Ul Haq
Massa berdemo dukung kudeta di Niger (Foto: Reuters)

NIAMEY, iNews.id - Junta Militer Niger menangkap setidaknya lima menteri dan beberapa politikus. Orang-orang yang terafiliasi Presiden Mohamed Bazoum, yang baru saja dikudeta, ditarik dari pemerintahan.

Melansir dari Reuters, Selasa (1/8/2023), Militer Niger tidak mengindahkan ancaman dari Amerika Serikat (AS) dan Prancis. Jenderal Abdourahamane Tiani yang kini mengkalim menjadi pemimpin Niger bahkan menyebut tidak takut jika bantuan dana asing dihentikan.

Uni Afrika, PBB, Uni Eropa, dan beberapa pimpinan negara Afrika mengutuk aksi kudeta itu. Namun, junta militer di Burkina Faso, Mali dan Guinea mendukung kudeta tersebut.
 
"Mali dan Burkina Faso memperingatkan bahwa setiap intervensi militer di Niger akan dianggap sebagai deklarasi perang terhadap Burkina Faso dan Mali," demikian bunyi pernyataan bersama yang dibacakan melalui stasiun televisi nasional kedua negara.

Niger merupakan produsen uranium terbesar ketujuh di dunia, logam radioaktif yang banyak digunakan untuk energi nuklir dan pengobatan kanker. Meski kaya sumber daya alam, Niger merupakan salah satu negara termiskin di dunia.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Internasional
12 jam lalu

Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah

Internasional
14 jam lalu

Iran Izinkan Kapal Prancis Lintasi Selat Hormuz, Negara Barat Pertama Dapat Akses

Internasional
14 jam lalu

Iran Gempur Israel Habis-habisan, Pabrik hingga Apartemen di Beberapa Kota Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal