Dalam rekaman yang dibagikan oleh CNN menunjukkan, ibu dengan hati sedih dan hancur tampak mendandani putrinya. Pria yang akan menjadi suami Parwana itu mendatangi rumah dan memberi mereka 200.000 Afghan atau Rp31,5 juta tunai.
"Ini pengantinmu, tolong jaga dia. Kamu bertanggung jawab sekarang, tolong jangan pukul dia," kata sang ayah kepada pria itu.
Sementara Parwana menutupi wajahnya dan meratap sedih saat mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga.
"Tentu saja saya akan menjaganya," kata pria tua itu.
Situasi Parwana mencerminkan krisis kemanusiaan yang terjadi di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih negara itu sekitar dua setengah bulan lalu.
Ekonomi negara itu berada di ambang kehancuran sementara bantuan kemanusiaan internasional telah ditunda. Akibatnya banyak keluarga hidup tanpa pekerjaan dan makanan.