Miris, Nyawa Puluhan Bayi Terancam usai Israel Terus Bombardir RS di Gaza

Muhammad Fida Ul Haq
Nyawa puluhan pasien di Gaza terancam karena pasokan listrik diblokade Israel. (Foto: Twitter Piers Morgan)

Di Rumah Sakit Indonesia, seorang bayi laki-laki, telah dilarikan dari rumah yang dihantam oleh rudal Israel.

"Dia mengalami luka langsung di kepala dan pendarahan, dan kami tidak punya peralatan bedah," kata salah satu petugas medis. 

Sementara itu, RS Al Quds sudah tidak bisa diakses selama seminggu. Tidak ada jalan masuk dan tidak ada jalan keluar.

RS Al Shifa juga tidak dapat dijangkau oleh yang baru terluka.

"Rumah sakit Shifa sekarang tidak berfungsi, tidak ada yang diizinkan masuk, tidak ada yang diizinkan keluar," ujar salah satu dokter.

Wartawan Senior Inggris Piers Morgan juga menyerukan keprihatinannya terkait situsi di RS Gaza.

"Ini begitu menyedihkan. Puluhan bayi yang baru lahir terpisah dari inkubator mereka di rumah sakit Al-Shifa di Gaza karena kehabisan listrik oksigen. Israel harus melakukan lebih banyak untuk menjaga mereka agar aman dan mendapatkan perawatan medis. Segera," tuturnya di X.

Israel mengklaim pasien bisa dievakuasi dengan aman dari tiga rumah sakit di utara Gaza, termasuk Shifa melalui salah satu pintunya. Namun, Dirut Al Shifa Mohammad Abu Selmeyah mengatakan tidak ada jalur aman keluar.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
21 jam lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

24 jam lalu

Alasan Israel Tolak Masuk Pesawat Maskapai Ethiopia Dipiloti Warga Indonesia

1 hari lalu

Israel Larang Masuk Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Warga Indonesia

1 hari lalu

Bayi Meninggal usai Diduga Diberi Makan Telur Mentah, Kementerian PPPA Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal