“Makhluk-makhluk (hyena belang) ini adalah pengumpul tulang yang rajin. Mereka mengangkutnya ke sarang untuk dikonsumsi, diberi makan ke anak-anak mereka, atau disimpan,” kata Stewart.
Para ilmuwan juga menyimpulkan dalam artikel mereka bahwa banyaknya tulang keledai yang ditemukan di gua itu sekaligus menunjukkan bahwa kerabat kuda itu telah menjadi hewan ternak penting di wilayah tersebut selama ribuan tahun.
“Umm Jirsan (dan situs serupa lainnya di wilayah tersebut) kemungkinan memiliki wawasan berharga tentang ekologi dan lingkungan Holosen Arabia. Studi ini hanyalah puncak gunung es, dan masih banyak misteri yang belum terungkap,” ujar Stewart.