“Dia membuat keputusan tragis ini di dalam pesawat bersama orang lain di sampingnya. Sulit untuk memikirkan atau memahaminya, tapi pikiran manusia sangat kompleks,” kata Alvarez.
Dia menambahkan, tidak mudah membuka pintu pesawat saat terbang di udara karena tekanan dari luar. Membuka pintu pesawat yang sedang mengudara sama saja dengan membuka pintu mobil yang melaju dengan kecepatan 200 km per jam.
Kasus ini masih dalam penyelidikan kejaksaan setempat, motif bunuh diri masih dalam penyelidikan.