Mungkinkah AS Serang Iran Lagi? Begini Jawaban Trump

Anton Suhartono
Donald Trump berharap tak ada serangan lagi terhadap Iran (Foto: AP)

"Saya harap ini berakhir. Ya, saya kira Iran ingin bertemu. Saya kira mereka ingin berdamai, dan saya mendukungnya," ujarnya.

AS menyerang fasilitas nuklir Fordow, Natanz, dan Isfahan pada 22 Juni. 

Angkatan Udara AS mengerahkan pesawat pengebom B-2 Spirit, menjatuhkan 14 bom penghancur bunker GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP). Selain itu kapal selam meluncurkan puluhan rudal jelajah Tomahawk.

Keesokan hari, Iran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di Qatar.

Trump beberapa waktu lalu mengatakan, beberapa jam sebelum melancarkan serangan, Iran memberi tahunya sehingga memberikan kesempatan kepada Komando Pusat AS (Centcom) mengevakuasi personel dari pangkalan tersebut.

AS dan Iran memulai kembali perundingan nuklir tidak langsung dimediasi oleh Oman. Perundingan telah berlangsung selama lima putaran. Perundingan putaran keenam antara AS dan Iran dijadwalkan pada 15 Juni, namun 2 hari sebelum itu, Israel melancarkan serangan udara. Perundingan pun dibatalkan.  

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal