Murka, Muslim Rohingya Menolak Disebut 'Orang Bengali'

Nathania Riris Michico
Pengungsi Rohingya di Bangladesh. (Foto: Anadolu Agency)

DHAKA, iNews.id - Sebuah kelompok Rohingya menolak keras pernyataan bersama koalisi pemberontak Myanmar yang menyebut komunitas Muslim yang dianiaya itu sebagai 'Bengali'.

Mohammed Ayyub Khan, presiden Organisasi Solidaritas Rohingya (RSO), menyebut pernyataan bersama itu tidak berdasar, pemalsuan, dan penyajian yang keliru dari kata Rohingya.

Koalisi kelompok pemberontak -Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang, Tentara Arakan, dan Tentara Aliansi Demokrasi Nasional Myanmar- menyatakan pada Kamis bahwa mereka siap memberikan bukti kejahatan perang oleh militer Myanmar antara 2009 hingga dan 2019 melawan etnis ke pengadilan internasional.

Orang-orang, termasuk "Muslim Bengali", merujuk pada komunitas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine barat.

"Tapi ironisnya, pernyataan itu menyebutkan kata Bengali bukan Rohingya," kata Khan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
9 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal