Murka! Trump Ancam Penjarakan Pihak yang Bocorkan Stok Rudal AS

Anton Suhartono
Donald Trump murka setelah muncul laporan yang menyebut persediaan rudal negaranya menipis akibat perang melawan Iran (Foto: AP)

Sebelumnya, surat kabar The Washington Post mengutip sejumlah pejabat AS yang menyebut Trump meminta penjelasan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengenai stok rudal yang semakin menipis. Permintaan itu disebut disampaikan dalam rapat kabinet di Camp David pada awal pekan ini.

Namun, laporan tersebut langsung dibantah Gedung Putih. Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut pemberitaan itu tidak benar dan menegaskan informasi mengenai menipisnya persediaan rudal AS keliru.

Di sisi lain, pada 24 Juni lalu Gedung Putih telah mendesak Kongres untuk menyetujui tambahan anggaran sebesar 87,6 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, sekitar 67,15 miliar dolar dialokasikan untuk Pentagon, dengan sebagian besar anggaran digunakan membiayai perang melawan Iran.

Meski demikian, lembaga think tank Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) sebelumnya memperkirakan militer AS telah menghabiskan lebih dari 1.500 rudal sistem pertahanan udara Patriot dan sekitar 200 rudal pencegat untuk sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Kondisi itu dinilai memicu kekurangan rudal yang cukup signifikan.

CSIS juga menyebut sekitar 80 persen stok rudal THAAD digunakan selama perang melawan Iran, sementara persediaan rudal Patriot telah berkurang hingga sekitar 50 persen.Postamble: Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih provokatif untuk SEO atau gaya khas portal berita online.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Iran dan Oman Sepakati Kelola Selat Hormuz Bersama, Bagaimana dengan AS?

8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

9 jam lalu

Blak-blakan! Presiden Iran Akui Kesulitan Berkomunikasi dengan Mojtaba Khamenei

10 jam lalu

AS Disebut Nyaris Kehabisan Rudal untuk Perang Melawan Iran, Ini Komentar Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal