Muslimah Uighur Dilaporkan Diperkosa Massal di Kamp Xinjiang, Begini Reaksi AS

Djairan
Salah satu kamp tempat penahanan orang-orang Uighur di China. (Foto: AFP)

Washington DC akan berbicara bersama-sama dengan sekutu untuk mengutuk kekejaman itu. Pemerintahan AS sejak era mantan Presiden Donald Trump telah menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan perusahaan China yang terkait dengan kejahatan kemanusiaan di Xinjiang.

Sementara, pada pemerintahan Presiden Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari lalu, telah menjelaskan rencananya untuk melanjutkan pendekatan yang cukup rumit ke Beijing, tentang laporan kejahatan kemanusiaan tersebut dan berbagai isu lainnya.

China menyangkal tuduhan tersebut. Penguasa negara komunis itu berdalih, kamp yang mereka dirikan di Wilayah Xinjiang hanya menyediakan pelatihan kejuruan untuk membantu membasmi ekstremisme dan separatisme.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 menit lalu

Trump Klaim Punya 3 Nama Calon Pengganti Khamenei, Siapa Saja?

Soccer
4 jam lalu

Timnas Iran Ragu Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel

Internasional
8 jam lalu

Trump: Perang dengan Iran Makan Waktu 4 Minggu

Internasional
1 hari lalu

Trump Umumkan Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel ke Iran

Internasional
2 hari lalu

Israel-AS Serang Iran, Trump: Tak Ada yang Boleh Nantang Kehebatan Amerika!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal