Myanmar Membara, Ini Kata Kemlu soal Kondisi Terkini WNI di Sana

Antara
Aparat keamanan Myanmar telah membunuh 183 warga terkait demonstrasi menolak kudeta di negara itu. (Foto: Reuters)

Pendukung Aung San Suu Kyi kembali turun ke jalan meski puluhan pengunjuk rasa tewas pada Minggu (14/3/2021), hari paling berdarah sejak kudeta militer pada 1 Februari 2021. Kekerasan aparat itu memicu demonstrasi massa di seluruh negeri.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) melaporkan, ada 74 orang tewas pada Minggu lalu. Kebanyakan di antaranya meninggal dalam demonstrasi di Hlaingthaya, sebuah kawasan pabrik.

Secara total, sampai hari ini sudah 183 orang terbunuh oleh aparat keamanan dalam beberapa pekan aksi protes terhadap kudeta dan jumlah korban meningkat secara drastis, kata kelompok itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Kemlu Pastikan Penabrak Bocah WNI hingga Tewas di Singapura Sudah Ditahan

Nasional
7 hari lalu

PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita

Nasional
7 hari lalu

Bertemu Sugiono, Menlu Slovakia Tawarkan Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia

Internasional
8 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal