Myanmar Murka Tak Diajak Pertemuan: Satu Kursi Kosong Tak Bisa Disebut KTT ASEAN

Anton Suhartono
Myanmar mengecam keputusan ASEAN yang tak mengikutkan negara itu dalam pertemuan (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Pemerintahan junta militer Myanmar mengecam ASEAN karena tak mengikutkan negara itu dalam pertemuan-pertemuan. Myanmar menyebut ASEAN mengalah pada tekanan eksternal.

Negara-negara ASEAN sepakat tak mengajak pemerintahan junta militer Myanmar dalam berbagai pertemuan di waktu mendatang. Alasannya Myanmar tak memenuhi komitmen terkait kesepakatan dalam pertemuan darurat yang digelar di Jakarta pada April 2021, termasuk menghentikan permusuhan dengan kelompok bertikai.

ASEAN melarang pemimpin junta Min Aung Hlaing menghadiri pertemuan, kecuali pemerintahannya mencapai kemajuan dalam perdamaian.

Sebenarnya ASEAN mengundang perwakilan non-politik ke pertemuan dalam beberapa kesempatan, namun mereka juga tak hadir.

Juru bicara pemerintah Myanmar Zaw Min Tun mengatakan pertemuan tak bisa disebut sebagai KTT ASEAN jika kursi yang mewakili satu negara kosong.

“Jika kursi yang mewakili suatu negara kosong, maka itu tidak boleh disebut sebagai KTT ASEAN. Apa yang mereka inginkan adalah agar kita bertemu dan berbicara dengan para teroris," kata Zaw Min Tun, seraya menegaskan pemerintahannya sedang berupaya mengimplementasikan rencana perdamaian, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/8/2022).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
30 hari lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Internasional
1 bulan lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Destinasi
3 bulan lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
3 bulan lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal