Nah, AS Dituduh Ingin Serang Sistem Pemungutan Suara Elektronik Pilpres Rusia

Anton Suhartono
Maria Zakharova, jubir Kemlu Rusia, menuduh AS berencana menyerang sistem pemungutan suara elektronik dalam pilpres pekan ini (Foto: Reuters)

AS dan Rusia saling tuduh mengintervensi pilpres masing-masing. Kedua negara itu akan menggelar pilpres tahun ini. Intelijen AS menuduh Rusia mencampuri pilpres AS pada 2016 dan 2020. Tuduhan yang dibantah dengan tegas oleh Kremlin.

Putin, dalam wawancara dengan media pemerintah, menegaskan negaranya tak akan mengintervensi Pilpres AS. Rusia siap bekerja sama dengan siapa pun yang dipercaya rakyat AS untuk menjadi pemimpin mereka.

“Kami tidak ikut campur dengan cara apa pun dalam pilpres mana pun. Seperti telah saya sampaikan berkali-kali, kami akan bekerja sama dengan siapa pun pemimpin yang dipercaya oleh rakyat Amerika, para pemilih Amerika,” kata Putin, seperti dilaporkan kantor berita RIA. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir

3 jam lalu

Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan

4 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

5 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal