Nah, Trump Ingin Kirim Pasukan Amerika ke Afghanistan Lagi

Anton Suhartono
Donald Trump ingin merebut lagi kendali Pangkalan Udara Bagram, Afghanistan (Foto: AP)

Militer AS tak memiliki misi apa pun di Afghanistan setelah terbunuhnya Osama bin Laden di Pakistan. Osama dituduh sebagai aktor serangan 11 September 2001 di Pakistan yang menjadi alasan AS menginvasi negara Asia Selatan itu.

Namun pangkalan tersebut diunilai strategis bagi AS karena lokasinya berada di dekat China. 

Sementara itu pemerintahan Taliban menegaskan akan menolak kehadiran pasukan AS di Afghanistan. Mereka tidak bersedia memberikan wilayahnya sebagai pangkalan AS.

"Afghanistan dan Amerika Serikat perlu berinteraksi satu sama lain tanpa mempertahankan kehadiran militer di wilayah mana pun di Afghanistan," kata Zakir Jalal, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Afghanistan, di media sosial X.

Jalal menambahkan, kedua negara lebih baik menjalin hubungan ekonomi dan politik atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal