Nah! Trump Umumkan Eksplorasi Minyak, Gas dan Mineral Besar-besaran di Greenland

Anton Suhartono
Donald Trump, Rabu (14/10), mengumumkan persiapan dimulainya eksplorasi minyak, gas, dan mineral besar-besaran di Greenland (Foto: AP)

Pulau di Kutub Utara itu juga mengandung deposit mineral, materiam yang digunakan untuk produk elektronik, teknologi energi terbarukan, kendaraan listrik, dan peralatan militer.

Sebuah survei pada 2023 yang diungkap Reuters menyebutkan, 25 dari 34 bahan baku penting yang ditetapkan oleh Komisi Eropa terdapat di Greenland. Materian itu termasuk unsur tanah jarang dan mineral lain yang menjadi incaran negara Barat selain di China.

Meski demikian, deposit mineral yang terkandung belum tentu otomatis menjadikannya layak secara komersial karena sulitnya medan.

Proyek Arktik menghadapi cuaca buruk, infrastruktur yang terbatas, biaya transportasi yang tinggi, pembatasan lingkungan, dan prosedur perizinan yang panjang.

Greenland pada 2021 memutuskan untuk menghentikan penerbitan izin eksplorasi minyak dan gas baru dengan alasan kekhawatiran lingkungan, perubahan iklim, dan keraguan tentang kelayakan ekonomi eksplorasi tambahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

23 jam lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

1 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

1 hari lalu

Pertamina Beli Minyak dari Sumur Rakyat, Bahlil Ungkap Harganya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal