NASA Prediksi Manusia Bisa ke Mars dalam 25 Tahun

Nathania Riris Michico
Planet Mars. (Foto: Getty Images)

NASA saat ini memiliki pendarat robot baru yang disebut zoom InSight menuju Mars, yang segera mendarat pada 26 November setelah lepas landas dari California pada 5 Mei.

Proyek senilai 993 juta dolar AS ini bertujuan memperluas pengetahuan manusia tentang kondisi di Mars, menginformasikan upaya untuk mengirim para penjelajah ke sana, dan mengungkap bagaimana planet-planet berbatu seperti Bumi terbentuk miliaran tahun lalu.

Jim Garvin, kepala ilmuwan di NASA Goddard Space Flight Center, mengatakan InSight akan mengisi "hal-hal yang tidak diketahui" dan membantu membangun pemahaman kunci tentang Mars.

Pada 2020, NASA akan mengirim penjelajah ke Mars yang bertujuan menilai kelayakan lingkungan Mars, mencari tanda-tanda kehidupan lama, dan menilai sumber daya alam dan bahaya bagi penjelajah manusia di masa depan.

Selain itu, perusahaan swasta seperti SpaceX dan sejumlah negara lain juga sedang membangun teknologi yang dapat digunakan untuk misi Mars di masa depan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal