Nasib Pekerja Migran di Singapura saat Wabah Corona, Berdesakan di Kamar Penuh Kecoak

Ahmad Islamy Jamil
Salah satu potret kondisi asrama para pekerja migran di Singapura. Foto diambil pada 6 April 2020. (Foto: AFP)

Dia menuturkan, standar kebersihan asrama yang dia tempati terbilang buruk. Selain itu, para pekerja terpaksa menggunakan tempat memasak dan kamar mandi bersama-sama.

“Kami tahu karakter virus itu seperti apa, bagaimana ia menyebar. Jadi, jika kondisi kehidupan seperti di asrama ini terus berlanjut, saya sangat khawatir,” ujarnya.

Surat kabar setempat, The Straits Times melaporkan, ada asrama TKA yang toilet dan kamar tidurnya penuh dengan kecoak. Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari kalangan kritikus pemerintah. Mereka menilai perlakuan Singapura sungguh memalukan terhadap para pekerja asingnya. Padahal, negara itu kaya raya.

Seorang pria Bangladesh di salah satu asrama yang telah dikarantina mengatakan, dia dan rekan-rekannya sesama pekerja asing semakin khawatir akan meningkatnya jumlah kasus infeksi Covid-19 tanpa gejala di Singapura.

“Jelas kami semua khawatir. Sejak beberapa hari terakhir, kami sudah mendapat kabar bahwa ada begitu banyak orang yang terkena tanpa gejala,” tutur lelaki yang juga tak mau disebutkan namanya itu kepada AFP.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ide Libur Lebaran, Jelajahi Disneyland di Atas Laut Lewat Kapal Pesiar Disney Adventure

Internasional
3 hari lalu

Perang Timur Tengah, Negara Ini Liburkan Kampus dan Sekolah hingga Batasi Pembelian BBM

Internasional
18 hari lalu

Gempa M7,1 Guncang Sabah Malaysia, Warga Singapura Panik

Nasional
19 hari lalu

Gandeng KP2MI, Finnet Gagas Transformasi Layanan Digital Pekerja Migran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal