Negara ASEAN Gelar Pertemuan Bahas Krisis Myanmar Selasa Besok, Menlu Junta Militer Ikut

Anton Suhartono
Vivian Balakrishnan (Foto: AFP)

"Kita meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak menggunakan kekerasan untuk menghindari kemungkinan terjadinya korban dan pertumpahan darah," kata Retno.

Retno juga menyampaikan pentingnya semua negara ASEAN untuk menghormati prinsip-prinsip yang termuat dalam piagam ASEAN. 

"Saya juga menyampaikan dalam pertemuan dengan Myanmar mengenai pentingnya akses dan kunjungan kemanusiaan (humanitarian access and visits) kepada para tahanan," ujarnya.

Unjuk rasa massa penentang kudeta militer Myanmar pada Minggu (28/2/2021), merenggut setidaknya 18 nyawa di berbagai kota. Para korban mengalami luka tembak.

Ini merupakan demonstrasi paling berdarah sejak kudeta penggulingan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk

Internasional
11 hari lalu

Militer Kamboja dan Thailand Saling Gempur Jelang Pertemuan Menlu ASEAN di Malaysia

Internasional
24 hari lalu

Perang Lawan Kamboja, Thailand Evakuasi Lebih dari 400.000 Warga dari Perbatasan

Internasional
25 hari lalu

Thailand Gempur Kamboja sebagai Pembalasan atas Serangan Artileri ke Pangkalan Udara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal