Negara Bagian India Ini Sahkan UU Ubah Ratusan Madrasah Jadi Sekolah Sekuler

Ahmad Islamy Jamil
Model pembelajaran madrasah di India (ilustrasi). (Foto: PTI)

CNN melansir, kelompok oposisi di Assam telah mengkritik langkah tersebut. Mereka menuduh pengesahan UU itu mencerminkan sikap anti-Muslim yang kian tumbuh dan mengeras di kalangan mayoritas Hindu India.

Pemimpin senior oposisi Assam, Debabrata Saikia, mengklaim undang-undang baru itu disahkan oleh BJP untuk mengonsolidasikan lebih banyak suara dari masyarakat Hindu. “Itu adalah taktik polarisasi. (BJP) sedang mencoba melakukannya dalam kapasitas resmi. Undang-undang semacam itu tak diperlukan,” ujanya.

Politisi oposisi dari Partai Kongres India dan Front Demokratik Bersatu Seluruh India bahkan melakukan aksi mogog selama pembahasan RUU tersebut di parlemen Assam. 

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Madrasah Assam, Imran Hussain, sekitar 700 madrasan akan terkena dampak UU itu.  “Jika orang tua mengirim anak-anak mereka ke madrasah hanya untuk studi teologis, mereka mungkin mendapat masalah,” ujarnya. 

“Tapi saya percaya pada pendidikan yang baik, dan jika (siswa) diberikan pendidikan umum, itu akan bagus. Itu tidak meremehkan komunitas (Muslim). Ini bukan kebijakan yang ditujukan untuk melawan Muslim. Saya berharap dengan undang-undang baru ini, (pemerintah) meningkatkan infrastruktur di madrasah,” kata Hussain berharap.

Diskriminasi agama di Assam menjadi topik perdebatan tahun lalu ketika hampir 2 juta orang di provinsi berpenduduk 33 juta jiwa itu tidak dimasukkan dalam Daftar Warga Nasional (NRC) India.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Duh! Uang Kertas Senilai Rp222 Juta Ditabung 9 Tahun Rusak Digerogoti Tikus

6 hari lalu

Kaget! Pengemis Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Ratusan Juta, Disumbang ke Masjid

6 hari lalu

Rekor! Kumpulan Catatan Mahatma Gandhi Terjual Rp30 Miliar dalam Lelang

7 hari lalu

RI Gandeng Lembaga Konservasi India Bangun 10 Rumah Sakit Bergerak untuk Satwa Liar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal