Negara Barat Mulai Berani Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Begini Tanggapan Kremlin

umaya
Ukraina meminta Jerman untuk memasoknya dengan rudal jelajah Taurus. (Foto: Reuters)

Moskow telah memperjelas pihaknya melihat senjata yang dipasok oleh Barat sebagai target yang sah dalam operasi militer khusus di Ukraina. Sementara Ukraina mengaku membutuhkan lebih banyak senjata, termasuk rudal jarak jauh, untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia dan merebut kembali wilayah yang didudukinya.

Sebaliknya, Peskov juga menegaskan kembali bahwa Rusia akan melanjutkan operasinya di Ukraina sampai 'pekerjaan selesai'.

"Tidak ada alternatif," katanya.

Moskow mengatakan mereka harus bertindak di Ukraina untuk melindungi keamanannya sendiri. Rusia juga mengaku akan melawan apa yang dikatakannya sebagai sikap Barat yang bermusuhan dan agresif dalam penghancuran negara itu.

Sementara Kiev dan sekutu Baratnya mengatakan Rusia mengobarkan perang agresi tanpa alasan dan perampasan tanah di Ukraina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

2 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

3 hari lalu

Imigrasi Denpasar Tangkap 3 WNA Terlibat Prostitusi, Tarif hingga Rp13,7 Juta

4 hari lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal