NEW YORK, iNews.id - Sejumlah negara Barat kompak mengecam perluasan operasi militer Israel di Lebanon. Mereka memperingatkan, serangan dan pendudukan baru yang dilakukan Israel justru berpotensi memperkuat posisi Hizbullah serta memperburuk ketidakstabilan di kawasan.
Dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Senin (1/6/2026), mayoritas anggota mengecam langkah Israel yang memperluas operasi militernya di Lebanon. Salah satu kritik paling keras datang dari Prancis yang menilai tindakan tersebut tidak akan membawa keamanan bagi Israel.
Duta Besar (Dubes) Prancis untuk PBB, Jerome Bonnafont, bahkan memperingatkan, setiap serangan terhadap wilayah Lebanon hanya akan memperkuat dukungan terhadap Hizbullah.
"Jauh dari membawa keamanan bagi Israel dan warganya, pendudukan baru hanya berisiko memicu ketidakstabilan, karena setiap desa yang dibom dan dihancurkan, setiap warga sipil yang terbunuh memperkuat Hizbullah dan melemahkan pemerintah Lebanon," ujarnya.
Bonnafont mengusulkan sesi darurat Dewan Keamanan PBB untuk merespons operasi militer besar-besaran yang diperintahkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Serangan tersebut dilancarkan meski sebelumnya Presiden AS, Donald Trump, telah mengumumkan gencatan senjata.