Nepal Memanas Demonstran Gen Z Bentrok Lagi, Polisi Terapkan Jam Malam

Anton Suhartono
Nepal kembali memanas setelah demonstrasi besar-besaran yang dimotori Gen Z pada September lalu (Foto: AP)

Mishra mengatakan dua dari terduga penyerang telah ditangkap.

Seorang juru bicara kepolisian nasional Nepal mengatakan tidak ada korban luka parah dalam bentrokan pada 19 November. Para demonstran muda turun ke jalan keesokan harinya untuk menuntut agar para penyerang ditangkap.

Sushila Karki, perdana menteri sementara Nepal, mengimbau semua pihak menahan diri dari provokasi politik seraya mendesak mereka memercayakan proses demokrasi menjelang pemilu yang dijadwalkan pada 5 Maret 2026.

"Saya telah menginstruksikan pemerintah dalam negeri dan badan keamanan untuk bekerja dengan penuh pengendalian diri dan persiapan yang matang guna menjaga perdamaian dan ketertiban," ujarnya.

Setidaknya 76 orang tewas dalam demonstrasi besar-besaran pada 8 dan 9 September. Massa membakar gedung parlemen, pengadilan, serta kantor-kantor pemerintah.

Oli, mantan perdana menteri empat periode, digulingkan dan digantikan oleh Karki, mantan Ketua Mahkamah Agung, yang diangkat sebagai perdana menteri sementara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

Warning untuk Gen Z! Kebiasaan Minum Manis Setiap Hari Bisa Picu Gagal Jantung

9 hari lalu

Tak Hanya Lansia, Penyakit Jantung Kini Incar Anak Muda akibat Gaya Hidup

10 hari lalu

4 Kebiasaan Buruk Gen Z Bisa Merusak Jantung, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele

27 hari lalu

Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Milenial-Gen Z, Partai Perindo Dorong Pendidikan Politik Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal