Netanyahu Akhirnya Ngaku Bertanggung Jawab atas Serangan Bom Pager di Lebanon

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu akhirnya mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom pager di Lebanon (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu akhirnya mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom pager dan walkie talkie di Lebanon. Serangan yang terjadi pada 17 dan 18 September itu menewaskan 26 orang dan melukai lebih dari 3.200 orang lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam rapat kabinet Israel pada Minggu (10/11/2024). Awalnya dia menyebutkan ada beberapa pejabat pertahanan Israel yang menolak serangan bom pager. 

"Ada pejabat senior di lembaga pertahanan dan eselon politik yang bertanggung jawab, menentang operasi pager serta pembunuhan Nasrallah (pemimpin Hizbullah)," kata Netanyahu, seperti dilaporkan stasiun televisi, Channel 12.

"Sebelum operasi (ledakan) pager, mereka bilang kepada saya bahwa AS akan menentangnya, tapi saya hiraukan mereka," katanya lagi.

Ini merupakan kali pertama seorang pejabat tinggi Israel secara terbuka mengakui bertanggung jawab atas serangan pager dan perangkat komunikasi nirkabel lain di Lebanon. Ribuan pager meledak secara bersamaan di Lebanon pada 17 September, lalu walkie talkie keesokan harinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

1 hari lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

3 hari lalu

Denny Indrayana cs Dinilai Tak Punya Legal Standing Gugat Ijazah Gibran ke MK

3 hari lalu

Netanyahu Sebut Musuh-Musuh Akan Serang Israel Jelang Pemilu Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal