Netanyahu Bilang ke Menantu Trump, Israel Akan Terus Bunuh Warga Gaza

Benjamin Netanyahu dan utusan Presiden AS Donald Trump yang juga menantunya, Jared Kushner, tidak mencapai kesepahaman untuk gencatan senjata di Gaza (Foto: Instagram)

Sebelumnya Kushner bertemu para pejabat Hamas yang dipimpin oleh kepala biro politik Khalil A Hayya serta Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi di Kairo.

Netanyahu menuntut agar seluruh senjata Hamas dilucuti sepenuhnya sebelum Israel mulai menarik pasukan dari Gaza. Sementara Hamas menegaskan siap menyerahkan senjata hanya jika dibarengi penarikan pasukan Israel secara bertahap dan tertib dari wilayah tersebut.

Netanyahu sebelumnya juga menolak 15 poin proposal damai untuk Gaza usulan Trump dan bersikeras agar Hamas melucuti senjata terlebih dahulu.

Padahal perlucutan senjata Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya telah diatur dalam peta jalan yang dikeluarkan Dewan Perdamaian pada 31 Juli. Isinya menyerukan perlucutan senjata Hamas dibarengi penarikan pasukan Israel yang dilakukan secara bertahap dan bersamaan.

Negara-negara mediator terus berupaya mendorong penerapan perjanjian gencatan senjata tahap pertama yang berlaku sejak 10 Oktober 2025. Namun Israel melanggar kesepakatan tersebut hampir setiap hari. Data resmi mengungkap, pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata telah menewaskan 1.262 warga Palestina dan melukai 4.168 lainnya.

Israel melakukan perang genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 75.000 orang dan melukai lebih dari 250.000 lainnya, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Serangan brutal Israel juga telah menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur wilayah tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 tahun lalu

PM Inggris Geram Menterinya Diam-Diam Bertemu Pejabat Israel

9 tahun lalu

Foto Presiden Israel Gunakan Kafiyah Palestina Bikin Heboh

9 tahun lalu

Puluhan Ribu Warga Israel Unjuk Rasa terkait Korupsi PM Netanyahu

9 tahun lalu

Presiden Trump Belum Putuskan Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

9 tahun lalu

Indonesia Tentang Keras Kedubes AS Pindah ke Yerusalem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal