Netanyahu Tiba di Washington, Bahas Gencatan Senjata Tahap 2 di Gaza dengan Trump

Maria Christina Malau
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas gencatan senjata tahap kedua di Gaza. (Foto: AP)

WASHINGTON DC, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu tiba di Washington DC, Minggu 2 Februari 2025 sore, untuk bertemu dengan Presiden Amerika SerikatDonald Trump. Keduanya akan bertemu pada Selasa, 4 Februari, untuk membahas gencatan senjata tahap kedua di Gaza.

Dilansir dari Anadolu, Senin (3/2/2025), Netanyahu yang mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland, disambut oleh pejabat Israel, termasuk utusan Israel untuk PBB Danny Danon.

"Saya gembira menyambut Perdana Menteri @netanyahu, yang baru saja mendarat di Washington sebelum pertemuannya dengan Presiden @realDonaldTrump. Ini adalah pertemuan penting yang memperkuat aliansi mendalam antara Israel dan Amerika Serikat dan akan meningkatkan kerja sama kita," kata Danon di X.

Dalam pertemuannya dengan Trump pada Selasa, Netanyahu juga akan membahas terkait sandera Israel dan Iran. Sebelum bertemu Trump, Perdana Menteri Israel itu direncanakan bertemu dengan Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, pada hari Senin.

Media Israel melaporkan, Netanyahu sebelum keberangkatannya ke AS telah menunda pengiriman tim negosiasinya ke Qatar. Tim itu seyogyanya membahas mengenai fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza.

Kunjungan Netanyahu ke AS dilakukan, dua minggu setelah gencatan senjata fase pertama yang akan membebaskan 33 tawanan Israel dan ditukar dengan hampir 2.000 tahanan Palestina. Fase kedua diharapkan mencakup pembebasan tawanan yang tersisa dan diskusi tentang rencana mengakhiri perang.

Gencatan senjata di Gaza disepakati Israel-Hamas setelah 15 bulan perang yang telah menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina. Dilansir dari Aljazeera, jumlah korban bertambah karena sekitar 14.000 orang yang hilang dan diduga terkubur di bawah reruntuhan ditambahkan ke perkiraan sebelumnya, yaitu 47.000 orang tewas.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

2 hari lalu

Trump Akan Bertemu Para Pemimpin Negara Teluk, Perang Iran Jadi Fokus Bahasan

2 hari lalu

Trump: Semoga Perang Iran Segera Berakhir!

2 hari lalu

Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal