Netanyanu Bangga Jatuhkan 153 Ton Bom Sehari di Gaza, Simbol Kekejaman yang Blak-blakan

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu membanggakan pelanggaran gencatan senjata dengan menjatuhkan 153 ton bom sehari di Gaza saat pidato di parlemen Israel (Foto: AP)

“Tidak ada yang bisa dibanggakan dari membunuh warga sipil di tengah gencatan senjata,” ujar seorang anggota oposisi Israel, seperti dikutip media lokal Haaretz.

Sejak konflik pecah pada 7 Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 68.200 warga Palestina dan melukai lebih dari 170.000 orang. Serangan pada Minggu merupakan yang paling mematikan sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober lalu.

Bagi banyak pengamat, bom 153 ton bukan sekadar statistik, melainkan simbol kekejaman yang semakin terbuka, bahkan dirayakan oleh pemimpin Israel sendiri.

“Ketika seorang perdana menteri mengukur keberhasilan perang dengan jumlah bom yang dijatuhkan, itu menandakan krisis moral yang mendalam,” tulis analis Timur Tengah, Alon Ben Meir, dalam kolomnya di Middle East Monitor.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: Kita Lihat Saja Apa yang Terjadi!

Nasional
2 hari lalu

KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri

Nasional
4 hari lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Nasional
4 hari lalu

Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace jika Palestina Tak Diuntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal