Ngeri, AS Jual Beberapa Kapal Selam Nuklir ke Australia 

Anton Suhartono
Amerika Serrikat akan menjual beberapa unit kapal selam nuklir ke Australia (Foto: AP)

SYDNEY, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang membahas penjualan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia. Ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan kemampuan pertahanan Australia dalam menghadapi semakin kuatnya pengaruh militer China di Asia-Pasifik.

Surat kabar Wall Street Journal (WSJ), mengutip sumber pejabat negara Barat, melaporkan AS akan menyediakan beberapa kapal selam nuklir untuk Australia pada pertengahan 2030-an. Di saat bersamaan, Australia juga mengembangkan kemampuan untuk memproduksi kapal selam nuklir secara mandiri.

Ini merupakan bagian dari kesepakatan yang diteken Australia, AS, dan Inggris pada tahun lalu yakni menjalin aliansi pertahanan yang disebut dengan AUKUS. Poin dari kesepakatan itu adalah memperdalam hubungan pertahanan serta meningkatkan kerja sama intelijen dan teknologi untuk menyaingi persaingan dengan China di kawasan Asia-Pasifik.

Di bawah kesepakatan tersebut, Inggris dan AS setuju untuk membantu Australia membangun dan mengoperasikan armada kapal selam bertenaga nuklir pada 2040 serta memperluas jangkauan militernya.

Dalam pernyataan bersama pada Jumat lalu, anggota aliansi juga menegaskan kembali komitmen kepada Australia untuk memperoleh kemampuan tersebut sesegera mungkin.

Sebelum itu, Australia mengonfirmasi akan membangun basis industri serta menyiapkan tenaga kerja terampil untuk membangun dan memelihara armada kapal selam nuklir. Meski demikian, banyak hal yang harus diselesaikan. Negeri Kanguru belum mengumumkan model kapal selam yang dipilih atau kapan kapal tersebut mulai digunakan oleh militernya.

Sebagai persiapan, personel Angkatan Laut (AL) Australia akan dilatih oleh Inggris di kapal selam nuklirnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump: Venezuela Negara Mati!

Internasional
3 jam lalu

Trump Ancam Wapres Venezuela Rodriguez akan Lebih Menderita daripada Maduro jika Tak Nurut

Internasional
3 jam lalu

Menhan Venezuela: Pasukan AS Bunuh Pengawal Maduro dan Staf Kepresidenan dengan Kejam

Internasional
3 jam lalu

Rusia Sebut Amerika Serang Venezuela Bukan karena Narkoba, tapi Minyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal