Army Radio Israel juga melaporkan para pemukim Yahudi melempar batu ke salah satu kendaraan diplomatik hingga menyebabkan kacanya pecah.
Selain menyerang delegasi Eropa, para pemukim Israel juga menyasar warga Palestina yang sedang memanen buah zaitun. Serangan tersebut menyebabkan beberapa warga terluka.
Khourieh mengecam insiden itu sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian tugas diplomatik dan kemanusiaan. Dia juga menyoroti pembatasan yang terus diberlakukan terhadap para petani Palestina.
Serangan pemukim ilegal Israel terhadap warga Palestina dan lahan pertanian mereka dilaporkan semakin meningkat selama musim panen zaitun yang dimulai pada awal Oktober.
Zaitun merupakan sumber pendapatan utama bagi ribuan warga Palestina. Kekerasan selama musim panen tersebut mengancam keselamatan petani sekaligus aktivitas mereka dalam mengelola lahan pertanian.
Dalam sejumlah insiden, para pemukim Israel melakukan penyerangan terhadap warga Palestina di bawah pengawalan tentara Israel. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut dalam laporan tersebut mengenai tindakan aparat Israel saat serangan terhadap delegasi Eropa di Taybeh berlangsung.