Ngerinya Sanksi Snapback PBB, Iran Terancam Isolasi Global

Anton Suhartono
Sanksi terhdap Iran membuat negara itu menghadapi risiko isolasi politik dan ekonomi berskala global (Foto: AP)

Reaksi Iran 

Teheran mengecam langkah itu sebagai ilegal dan politis. Iran menyatakan akan membalas dan memanggil pulang duta besarnya dari Inggris, Prancis, dan Jerman dalam aksi protes diplomatik. Pemerintah Iran juga mengancam akan mengurangi kerja sama dengan pengawas nuklir dan memperingatkan konsekuensi serius jika sanksi diberlakukan penuh. 

Konsekuensi Ekonomi dan Geopolitik

Meski Iran sudah hidup di bawah sanksi AS sejak 2018, snapback membawa legitimasi internasional yang lebih luas, mendorong bank, asuransi, dan mitra dagang di seluruh dunia untuk mengurangi eksposurnya. Kekhawatiran publik di Iran sudah nyata pekan lalu, yakni tekanan pada mata uang rial dan kecemasan akan kenaikan harga kebutuhan pokok. 

Langkah ini juga memperlebar jurang antara blok Barat dengan Rusia–China, yang berusaha menunda atau menolak tindakan tersebut di Dewan Keamanan PBB. 

Secara teknis, E3 dapat mengaktifkan mekanisme itu sampai tanggal tertentu sesuai ketentuan Dewan Keamanan, tetapi setelah snapback aktif, kemungkinan mengembalikannya tanpa konsesi nyata dari Iran kecil.

Pilihan sekarang menyusut menjadi dua, yakni (1) tekanan maksimum melalui sanksi sambil mencoba mengembalikan Iran ke meja perundingan atau (2) menanggung risiko stagnasi diplomasi yang bisa memicu konfrontasi regional lebih luas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

Internasional
7 jam lalu

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

Internasional
9 jam lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

Internasional
10 jam lalu

Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS

Internasional
12 jam lalu

Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal