Nigeria Bantah Trump soal Pembunuhan Umat Kristen

Anton Suhartono
Nigeria membantah tuduhan Presiden AS Donald Trump soal pembunuhan massal terhadap umat Kristen di negaranya (Foto: AP)

“Kami tidak senang dengan situasi keamanan yang sedang kami alami, tapi jika kita mengikuti narasi (hanya umat Kristen yang menjadi korban), tidak, itu tidak benar. Tidak ada genosida Kristen di Nigeria," ujarnya, dalam wawancara dengan Al Jazeera, dikutip Senin (3/11/2025).

Dia membenarkan kelompok-kelompok militan melakukan pembunuhan, namun targetnya acak, tidak mengincar umat suatu agama tertentu. 

"Umat Muslim juga dibunuh. Penganut agama ​​tradisional juga dibunuh. Mayoritas bukan umat Kristen,” ujarnya.

Ebienfa menegaskan, Nigeria siap bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk memerangi kelompok-kelompok ini, namun tidak akan menoleransi pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.

Dia juga membantah pemerintah Nigeria membiarkan pembunuhan tersebut terjadi.

"Pembunuhan warga Nigeria mana pun, di bagian mana pun di negara ini, merupakan kehilangan bagi pemerintah. Pelaku pembunuhan ini adalah kelompok teroris Boko Haram dan kelompok-kelompok lain yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan ISIS yang terus-menerus memperparah krisis," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal