Obat Batuk Cair Tewaskan Puluhan Anak di Gambia, India Tunggu Bukti dari WHO

Umaya Khusniah
Obat batk cair tewaskan puluhan anak di Gambia. (Foto: WHO)

Sayang panggilan telepon ke nomor yang terdaftar untuk Maiden tidak dijawab, termasuk permintaan komentar melalui email. Panggilan ke Jenderal Pengendali Narkoba India juga tidak dijawab.

"Mereka memproduksi dan mengekspor sirup hanya ke Gambia," kata sumber kementerian India. 

Maiden di situsnya mengatakan memiliki dua pabrik, di Kundli dan Panipat. Keduanya dekat New Delhi di negara bagian Haryana. Baru-baru ini, Meiden yang meluncurkan operasinya pada November 1990 itu mendirikan satu pabrik lagi.

Pabrik Meiden memiliki kapasitas produksi tahunan 2,2 juta botol sirup, 600 juta kapsul, 18 juta suntikan, 300.000 tabung salep dan 1,2 miliar tablet. Mereka menjual produknya di dalam negeri dan mengekspor ke negara-negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Dua sumber kementerian kesehatan mengatakan bahwa negara-negara pengimpor biasanya menguji produk tersebut sebelum mengizinkan penggunaannya.

WHO mengatakan produk Maiden - Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup dan Magrip N Cold Syrup - mungkin telah didistribusikan di tempat lain melalui pasar informal, tetapi hanya diidentifikasi di Gambia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 jam lalu

Duh! Uang Kertas Senilai Rp222 Juta Ditabung 9 Tahun Rusak Digerogoti Tikus

18 jam lalu

Kaget! Pengemis Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Ratusan Juta, Disumbang ke Masjid

21 jam lalu

Rekor! Kumpulan Catatan Mahatma Gandhi Terjual Rp30 Miliar dalam Lelang

1 hari lalu

Menkes Budi Resmi Masuk Calon Dirjen WHO 2027, Ini 3 Pesaingnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal