OKI Kecam Rencana Menteri Radikal Israel Bangun Sinagog di Kompleks Al Aqsa

Anton Suhartono
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam rencana menteri Israel Itamar Ben Gvir membangun sinagog di Masjid Al Aqsa (Foto: AP)

JEDDAH, iNews.id - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam rencana Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir untuk membangun tempat ibadah umat Yahudi, sinagog, di kompleks Masjid Al Aqsa

Dalam pernyataan, Selasa (27/8/2024), organisasi antar-pemerintah terbesar kedua di dunia setelah PBB ini menegaskan, pernyataan menteri radikal itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Konvensi Jenewa serta hukum internasional. Masjid Al Aqsa hanya boleh menjadi tempat ibadah bagi umat Islam.

OKI juga mengecam keras terus berlanjutnya penggerudukan oleh pemukim ilegal Yahudi terhadap tempat suci ketiga bagi umat Islam tersebut. Penodaan itu seringkali dipimpin oleh Ben Gvir serta menteri sayap kanan Israel lainnya. 

“Kota Yerusalem merupakan bagian integral dari wilayah Palestina yang diduduki pada 1967 dan ibu kota Negara Palestina,” bunyi pernyataan OKI, dikutip dari Al Jazeera.

OKI juga menegaskan semua keputusan dan tindakan yang diambil oleh penjajah Israel untuk me-yahudisasi Kota Yerusalem tidak memiliki efek hukum.

Israel juga harus bertanggung jawab penuh atas konsekeunsi dari pernyataan Ben Gvir tersebut yang dianggap sebagai provokasi terhadap umat Muslim seluruh dunia.

Beberapa negara Arab, seperti Qatar, Yordania, dan Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan resmi mengecam komentar Ben Gvir tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Internasional
1 hari lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Buletin
2 hari lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Buletin
2 hari lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal