Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tuding Iran Mulai Tebar Ranjau di Selat Hormuz: Jalur Minyak Dunia Terancam
Advertisement . Scroll to see content

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:33:00 WIB
Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan pidato perdananya sejak perang AS-Israel vs Iran pecah, dalam konferensi pers, Kamis (12/3/2026). ( Screen capture: GPO)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeklaim negaranya kini lebih kuat dari sebelumnya, setelah hampir dua pekan perang melawan Iran bersama Amerika Serikat. Dalam pidato perdananya sejak perang pecah, Netanyahu menyebut serangan Israel telah menghantam keras program militer dan nuklir Teheran.

Netanyahu dalam konferensi pers, Kamis (12/3/2026),  mengatakan, serangan Israel menewaskan sejumlah ilmuwan nuklir terkemuka Iran serta menimbulkan kerusakan besar pada pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dan milisi Basij.

"Iran sekarang bukan lagi Iran yang sama," ujar Netanyahu, dilansir dari Al Jazeera. 

Menurut dia, rangkaian serangan yang dimulai pada 28 Februari telah menggagalkan upaya Iran memindahkan proyek nuklir dan rudal balistiknya ke fasilitas bawah tanah.

Ketika ditanya mengenai pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, serta pemimpin kelompok Hizbullah, Naim Qassem, Netanyahu menolak berspekulasi mengenai kemungkinan serangan terhadap keduanya. Dia mengatakan, tidak akan memberikan jaminan hidup bagi siapa pun.

Netanyahu juga menyindir Khamenei dengan menyebutnya sebagai boneka dari Garda Revolusi Iran. Ia merujuk pada pernyataan Khamenei sebelumnya hanya disiarkan melalui televisi pemerintah dan dibacakan oleh penyiar berita, tanpa kehadiran langsung sang pemimpin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut