Oposisi Iran Sebut 50 Orang Tewas selama 9 Hari Demonstrasi

Anton Suhartono
Oposisi Pemerintah Iran menyebut 50 orang tewas selama 9 hari aksi demonstrasi (Foto: Reuters)

TEHERAN, iNews.id – Aksi demonstrasi antipemerintah Iran sudah berlangsung selama sembilan hari hingga Jumat 5 Januari 2018. Kubu oposisi menyebut 50 orang tewas dalam aksi tersebut.

Angka korban tewas berbeda dengan jumlah yang dilaporkan pemerintah, yakni 22 orang. Demikian dikutip dari Alarabiya, Sabtu (6/1/2018).

Untuk mengenang para korban tewas, kubu oposisi menggelar demonstrasi 'Jumat Kemarahan bagi Martir' usai Salat Jumat. Demonstrasi itu digelar bersamaan dengan aksi kubu propemerintah yang melibatkan para mahasiswa, pendukung Garda Revolusi, serta militan Basij.

Selain itu, kubu oposisi melaporkan, lebih dari 3.000 demonstran ditangkap dalam aksi di seluruh wilayah Iran. Angka ini lagi-lagi berbeda dengan laporan pemerintah yang hanya menahan sekitar 1.500 orang.

Demonstrasi antipemerintah juga diikuti oleh banyak selebriti, salah satunya sutradara terkenal Mohsen Makhmalbaf. "Kekerasan oleh Khamenei (pemimpin spritual Iran) kepada pemuda yang berdemonstrasi karena penindasan agamanya oleh kaum reformis dan kelompok konservatif tampak jelas," kata dia, dalam pernyataannya pada Kamis lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
55 menit lalu

Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target

2 jam lalu

Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS

2 jam lalu

Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!

2 jam lalu

Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal