Pabrik Baja Hancur, Miliarder Ukraina Bakal Tuntut Ganti Rugi ke Rusia

Umaya Khusniah
Rinat Akhmetov. (Foto: Forbes)

Miliarder Akhmetov telah melihat kerajaan bisnisnya hancur sebelum perang oleh delapan tahun pertempuran di timur Ukraina. Saat itu separatis pro-Rusia mengambil alih petak wilayah di sana.

Sejak invasi Rusia pada 24 Februari, Metinvest telah mengumumkan tidak dapat memberikan kontrak pasokannya. Sementara Grup SCM keuangan dan industri Akhmetov melayani kewajiban utangnya. Produsen listrik swastanya DTEK telah merestrukturisasi portofolio utangnya. 

Akhmetov mengatakan dia tetap di Ukraina sejak perang dengan Rusia dimulai. Dia yakin negaranya akan menang melawan Rusia. 

"Kami percaya pada negara dan percaya pada kemenangan kami," katanya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
14 jam lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

4 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

4 hari lalu

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk Masih di Pucuk!

8 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal