Di saat yang sama, Abdel Wahhab percaya Israel akan terus membujuk Rusia untuk membatalkan keputusannya soal pengiriman sistem rudal S-300 ke Suriah.
Rusia menegaskan, keputusannya itu bertujuan memberikan jaminan agar insiden salah sasaran tak lagi terjadi pada pesawat Il-20 Rusia.
Seperti diketahui, pesawat intai Il-20 Rusia ditembak jatuh sistem rudal S-200 Suriah yang sedang merespons serangan empat jet tempur F-16 Israel di Latakia.
Sebanyak 15 tentara Rusia tewas dalam insiden itu. Tak menyalahkan Suriah, Rusia justru menyalahkan Israel yang dianggap menjadikan pesawat Il-20 sebagai tameng jet tempur F-16-nya dari serangan rudal S-200 Suriah.