Pakar: Roket Terbaru Korut Bisa Jangkau Seoul, Tak Bisa Dirontokkan Rudal AS

Anton Suhartono
Roket yang diuji coba Korut pada Sabtu pekan lalu (Foto: AFP via KCNA)

AS maupun Korsel terkesan ingin menghindari konflik dengan tak membenarkan Korut telah menembakkan rudal balistik. Apabila benar terjadi maka Korut telah melanggar perjanjian internasional.

Kim Ki Ho, seorang profesor pertahanan di Universitas Kyonggi, Seoul, mengatakan, pengujian senjata ini bisa saja merupakan upaya Korut untuk menyiasati rudal pencegat AS.

AS mengoperasikan sistem pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defence atau biasa disebut Thaad di kawasan itu. Sistem pertahanan ini dapat mencegat rudal yang terbang di ketinggian 40 km atau lebih. Sementara rudal yang terbang di bawahnya bisa dicegat dengan Patriot.

Roket-roket Korut ini, lanjut Ki Ho, masih terlalu rendah untuk dicegat oleh Thaad, namun di sisi lain tak bisa dirontokkan oleh Patriot karena kalah cepat.

"Senjata pemandu taktis terbaru bisa melumpuhkan sistem AS," ujarnya, dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/5/2019).

Sementara itu Kementerian Pertahanan Korsel menyatakan sedang melakukan tinjauan komprehensif untuk mencermati uji coba persenjataan taktis Korut terbaru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Usai Uji Coba Rudal Balistik, Kim Jong Un Siapkan Rencana Perkuat Nuklir Korut Hadapi AS Cs

Internasional
13 hari lalu

Ngeri! Bukan Hanya Nuklir, Kemajuan Teknologi Rudal Balistik Korut Bikin Merinding

Internasional
19 hari lalu

Ngeri! Korea Utara Bisa Produksi 20 Senjata Nuklir Setiap Tahun

Internasional
19 hari lalu

Kim Jong Un Murka, Pecat Wakil Perdana Menteri Korut saat Resmikan Pabrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal