Paket Bom Ditemukan di 3 Pusat Tranportasi Utama London

Nathania Riris Michico
polisi mengamankan lokasi di mana paket mencurigakan ditemukan di dekat stasiun kereta Waterloo di London, Inggris 5 Maret 2019. (FOTO: REUTERS / Peter Nicholls)

LONDON, iNews.id - Polisi antiterorisme Inggris sedang melakukan investigasi terhadap alat peledak yang ditemukan di tiga pusat transportasi utama di London. Alat peledak itu dikirim dalam paket kecil ke gedung-gedung dekat Bandara Heathrow, Bandara London City, dan stasiun kereta Waterloo.

Salah satu paket terbakar saat salah satu staf mencoba membuka. Namun dalam kejadian itu tak ada yang terluka.

Dilaporkan Reuters, Rabu (6/3/2019), kepolisian metropolitan menyatakan unit komando antiterorisme sedang menyelidiki alat peledak tersebut yang diduga ketiganya saling terkait. Paket pertama ditemukan di gedung dekat dengan bandara tersibuk di Inggris -Bandara Heathrow- pada Selasa pagi pukul 09.55 waktu setempat.

Kemudian sekitar pukul 11.40 pagi, polisi dipanggil ke ruang pos di stasiun kereta Waterloo. Polisi menyebut paket tersebut tidak dibuka oleh petugas sehingga paket tersebut dalam kondisi aman.

Selanjutnya paket ketiga muncul 30 menit kemudian di City Aviation House, sebuah bangunan dekat dengan Bandara London City. Polisi mengatakan paket tersebut juga tidak dibuka oleh petugas sehingga aman.

Layanan kepolisian Irlandia menyatakan pihaknya membantu polisi antiterorisme Inggris untuk menyelidiki pelaku pengirim 3 paket bom ke dua bandara dan stasiun kereta api utama di London.

Sementara itu, transportasi sudah berjalan normal. Polisi lalu memberitahukan pada pusat transportasi London untuk mewaspadai terhadap paket mencurigakan lainnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
7 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
8 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Health
11 hari lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal