Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran

Anton Suhartono
Shehbaz Sharif mengungkap adanya pihak-pihak yang tidak menginginkan Iran bangkit dari kehancuran akibat perang (Foto: AP)

ISLAMABAD, iNews.id - Perdana Menteri PakistanShehbaz Sharif mengungkap adanya pihak-pihak yang tidak menginginkan Iran bangkit dari kehancuran akibat perang. Menurut dia, kelompok tersebut berusaha merusak bahkan menggagalkan proses perdamaian yang telah dicapai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

“Mereka tidak ingin bangsa Iran, sebuah bangsa besar, bangkit dari puing-puing perang dan mencapai puncak kejayaan,” kata Sharif, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia juga memperingatkan adanya upaya sabotase dari pihak-pihak yang tidak senang dengan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran. Oleh karena itu, Pakistan berkomitmen terus memainkan peran sebagai mediator untuk memastikan perdamaian di kawasan dapat terjaga.

Pakistan merupakan mediator utama perundingan damai AS dan Iran yang menghasilkan MoU Islamabad. Kesepakatan itu ditandatangani secara elektronik oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 17 Juni, dua hari lebih cepat dari jadwal semula.

Pernyataan tersebut disampaikan Sharif bersamaan dengan penegasan bahwa program rudal balistik Iran tidak termasuk dalam nota kesepahaman (MoU) perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

7 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

10 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

10 jam lalu

Wakil Menteri Perang AS Temui Prabowo di Istana: Kehormatan Luar Biasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal