Pakistan Larang Adegan Ranjang dan Dialog Vulgar di Serial Drama TV

Nathania Riris Michico
Foto yang menunjukkan aktris Pakistan Rubian Ashraf (kiri) dan aktor Ali Abbas tengah syuting serial drama 'Mein Maa Nahi Banna Chahti' (Aku Tidak Mau Jadi Ibu) di Karachi. Serial drama bertema isu sosial di Pakistan sangat populer di negara itu. (Fo

ISLAMABAD, iNews.id - Televisi Pakistan mungkin tidak lagi bisa menayangkan adegan "mesra" atau "adegan ranjang", seperti yang diumumkan oleh badan regulasi media negara tersebut. Badan tersebut juga mengeluhkan terlalu banyaknya konten feminis dan memperingatkan "tema-tema seronok" seperti itu menyinggung penonton.

Otorita Regulasi Media Elektronik Pakistan (PEMRA) mengeluarkan peringatan tersebut pada Selasa (8/1) dan menyerukan saluran-saluran televisi untuk menghormati peraturan bagi media yang sudah berlaku selama ini, yaitu tidak menyiarkan tayangan yang bertolak belakang dengan keadaan masyarakat Pakistan yang sebenarnya.

"Maraknya tren tema-tema seronok dalam industri drama Pakistan dikeluhkan oleh publik," demikian pernyataan PEMRA, seperti dilaporkan AFP.

"Adegan atau dialog tidak senonoh, hubungan di luar nikah, kekerasan, pakaian yang tidak sopan, adegan pemerkosaan, adegan bercumbu, adegan ranjang, penggunaan narkoba dan alkohol, momen-momen intim antara pasangan digambarkan secara glamor dan mengabaikan budaya dan nilai-nilai Pakistan," lanjut PEMRA.

Menurut data dari PEMRA dan Gallup Pakistan, acara drama dan opera sabun televisi Pakistan yang berupaya melawan hal-hal yang dianggap tabu oleh kalangan konservatif di negara tersebut yang sangat menjunjung tinggi patriarki, sangat populer.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Imigrasi Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Tangkap 3 WN Pakistan

Internasional
3 hari lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Internasional
4 hari lalu

Trump: AS-Iran Mungkin Capai Kesepakatan Damai dalam 1-2 Hari

Internasional
5 hari lalu

Trump Sebut AS-Iran Segera Berdamai: Harga Minyak Turun Drastis, Tak Ada Bencana Nuklir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal