Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

Anton Suhartono
Turki mengungkap cara kerja Pakta Pertahanan Makkah yang diteken dengan Arab Saudi dan Pakistan (Grafis: iNews.id/AI)

ANKARA, iNews.id - Turki mengungkap cara kerja Pakta Pertahanan Bersama Makkah yang diteken dengan Arab Saudi dan Pakistan. Mekanisme pakta tersebut secara teknis mirip dengan Pasal 5 NATO, yakni serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Artinya, jika Turki, Arab Saudi, atau Pakistan diserang, dua negara lainnya dapat memberikan bantuan kepada negara yang menjadi sasaran. Namun, bantuan tersebut tidak otomatis berarti pengerahan pasukan seperti dalam skenario tertentu di NATO.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan menjelaskan, negara yang diserang terlebih dulu harus meminta bantuan dan menentukan jenis dukungan yang dibutuhkan. Bantuan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari intelijen dan logistik hingga amunisi serta pengerahan unit militer.

"Secara teknis, ini mirip dengan Pasal 5 NATO," kata Fidan kepada Anadolu, dikutip Senin (10/8/2026).

Menurut dia, mekanisme respons dalam pakta Makkah dapat berbeda dengan NATO karena bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan negara yang diserang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Bikin Senjata Nuklir, tapi Berhak Jalankan Program Nuklir Damai

12 jam lalu

Makkah Diserang, Mufti Agung Arab Saudi Keluarkan Seruan Jihad Lawan Kelompok Houthi

13 jam lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

14 jam lalu

Dihantam Rudal dan Drone Iran, Ini Daftar Pangkalan AS di Timur Tengah yang Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal